Menaklukkan Sampah di Sekitar Kita: Sampah tutup galon bekas menjadi manik-manik sempoa
Dasar pemikiran pemanfaat
sampah tutup galon menjadi sempoa adalah semangat daur ulang dimana menjadikan
suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang
sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna. Semangat inilah yang perlu
disosialisasikan kepada masyarakat. Karena masyarakat sebagai produsen teraktif
dalam menambah tumbukan sampah di sudut-sudut TPA (Tempat Pembuangan Akhir
sampah). Dengan tersosialisasikannya ide
tentang daur ulang inilah, masyarakat akan termotivasi dan tergerakkan untuk selalu
memandang bahwa sampah itu dapat
dijadikan sesuatu yang berguna. Dengan demikian, maka lingkungan sekitar kita
bebas dari sampah.
Secara teknis, pemanfaat sampah
tutup galon menjadi sempoa dapat dilakukan sebagai berikut. Membangun hubungan
baik, menyiapkan alat dan bahan, rencanakan tahapan dengan baik, merupakan hal
penting yang perlu dilakukan bagi pelaku daur ulang.
Membangun hubungan baik dengan
pemilik sampah dan teman sejawat atau anak-anak merupakan langkah terbaik dalam
proses sosialisasi daur ulang. Hubungan baik dengan pemilik sampah, akan memperlancar dalam
mendapatkan bahan baku. Melibatkan teman sejawat dan anak-anak, juga telah
mengajak orang disekitar kita untuk langsung melakukan tindakan tentang daur
ulang. Membangun hubungan baik inilah menjadi penentu dari berhasilnya kegiatan
daur ulang.
Gambar. Proses membangun hubungan baik dengan pengusaha air minum kemasan
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
Hubungan baik dengan pemilik
sampah dan teman sejawat atau bahkan dengan anak-anak, dapat dirasakan
manfaatnya pada saat memulai mengumpulkan alat dan bahan untuk pembuatan
sempoa. Sampah tutup galon didapatkan dengan mudah dari pemilik usaha air minum
kemasan. Proses pengumpulanpun demikian, dapat melibatkan teman sejawat dan
anak-anak. Setelah bahan dari sampah tutup galon terkumpul, sesegera untuk
membuat manik-manik isi sempoa.
Untuk membuat sempoa dengan manik-manik
dari sampah tutup galon, diperlukan bahan dan alat sebagai berikut. Bahan yang
diperlukan sampah tutup galon sejumlah 200 biji.
Dalam mengumpulkan bahan,
hal-hal yang dapat dilakukan pendaur ulang adalah sebagai berikut;
-
Kunjungi usaha air minum isi ulang kemasan yang
ada
-
Sampaikan maksud dan tujuan kempada pemilik
usaha air minum
Gambar. Peneliti melakukan observasi di lokasi penelitian tempat usaha isi ulang air minum kemasan
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Bawalah sebanyak-banyaknya sampah tutup galon atas
seijin pemilik
-
Jangan lakukan penyortiran di tempat pemilik
sampah tutup galon karena tindakan tersebut akan berdampak psikis empati orang
disekitar.
Usai pengumpulan sampah tutup galon,
tindakan yang perlu dilakukan sesegera adalah sebagai berikut;
-
Sortir sampah tutup galon yang masih layak
-
Pascapenyortiran, cucilah sampah tutup galon dengan
air bersih
-
Keringkan sampah tutup galon di bawah terik
sinar matahari
-
Setelah sampah tutup galon bersih, segera angkat
lalu diamkan sejenak hingga tutup galon terasa nyaman dipegang
Gambar. Proses Pemotongan, pemberian pengait, dan pengeleman
sampah tutup galon menjadi manik-manik sempoa
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
Sembari menanti tutup galon yang
masih hangat, siapkan beberapa alat untuk membuat manik-manik sempoa. Beberapa alat
yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut;
-
Pisau dapur
-
Gunting
-
Lem plastik
-
Lakban
-
Kain lap
Alat yang tersedia ini disesuaikan
dengan jumlah pendaur-ulang. Semakin banyak pendaur-ulang, semakin banyak pula alat-alat
yang perlu disediakan, maka semakin cepat pula proses pembuatan manik-manik
sempoa. Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam pembuatan manik-manik
sempoa adalah sebagai berikut;
-
Potonglah permukaan tutup galon bekas menjadi roda
terbuka yang rapi.
-
Sesuai pemotongan permukaan tutup galon bekas, lakukan
penyortiran dengan memilah-milah kesamaan merek tutup galon. Biasanya merek
tutup galon yang sama, memiliki ukuran diameter yang sama.
-
Potongan tutup
galon bekas dengan merek yang sama, kemudian digabung menjadi satu yang mirip
menyerupai roda.
Gambar. Proses penggabungan dua roda dari sampah tutup galon yang masih terpisah
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
Gambar. Proses penggabungan dua roda dari sampah tutup galon yang sudah utuh
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Berikan pengait awal pada tutup galon yang mirip
roda tersebut.
Gambar. Proses perekatan roda dengan lakban melingkar
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Setelah dikaitkan dengan lakban, tambahkan lem plastik
agar manik-manik isi sempoa tidak
renggang.
- Diamkan beberapa saat hingga lem plastik mengering disela-sela rongga roda tutup galon.
- Diamkan beberapa saat hingga lem plastik mengering disela-sela rongga roda tutup galon.
-
Seletah roda-roda mengiring, segera ditutup
rongga permukaan roga dengan lakban yang lembut sekaligus memiliki daya rekat
yang kuat.
-
Rapikan perekat lakban dengan kain lab lembut hingga
terlihat halus permukaan sisi-sisi roda.
gambar. Tumbukan Roda yang telah diikat dengan lakban
Usai pembuatan manik-manik sempoa,
langkah selanjutnya adalah pewarnaan roda-roda yang telah dihitung sebanyak 100
biji. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan dalam proses pewarnaan roda-roda
tersebut adalah sebagai berikut;
-
Roda yang terbuat dari tutup galon bekas
-
Koran bekas atau kardus bekas
- Cat semprot minimal dua warna
- Cat semprot minimal dua warna
-
Masker penutup hidung
Proses pewarnaan dengan cat
semprot harus dipastikan bahwa temperatur suhu ruangan terbuka dalam keadaan
cerah. Pastikan pula sekitar lokasi penyemprotan dalam keadaan bersih dari
debu. Pada saat pewarnaan, kondisikan anak-anak untuk menjauh karena proses
pewarnaan berbau menyengat. Adapun langkah pewarnaan roda-roda adalah sebagai
berikut;
-
Pastikan warna roda dan jumlahnya yang
diinginkan.
-
Bentangkan koran bekas atau kardus bekas dalam
ruangan terbuka.
-
Tata dengan rapi roda-roda diatas bentangan Koran
yang telah disiapkan.
Gambar. Peneliti sedang menata roda yang siap di semprot warna
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Lakukan pewarnaan dengan penyemprotan dengan
warna dasar putih.
-
Beberapa menit kemudian, lanjutkan dengan
pewarnaan warna roda yang diingikan.
Gambar. Manik-manik sempoa yang telah disemprot dengan warna kuling
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Lakukan hingga tiga kali untuk mendapatkan warna
roda yang lembut dan tajam.
Gambar. Manik-manik sempoa yang telah disemprot dengan warna merah
Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
-
Pastikan roda-roda yang telah diwarnai itu
hinnga kering, kemudian kemaslah dalam plastik yang bersih dan tertutup.
Langkah selanjutnya adalah
pembuatan bingkai manik-manik sempoa. Bingkai inilah yang kemudian digunakan
untuk menata deretan manik-manik sempoa dengan rapi. Beberapa alat dan bahan
untuk membuat bingkai manik-manik sempoa adalah sebagai berikut;
-
Kayu bekas dengan panjang dan diameter kira-kira
240 cm dan 1 cm.
-
Mata bur dengan ukuran kecil
-
Ruji sepeda bekas 10 bijih
-
Ampelas halus
-
Kain lab halus
-
Palu kecil
-
Paku kecil
-
Lem kayu
-
Cat kayu
-
Gergaji
Alat dan bahan pembuat bingkai
manik-manik sempoa yang telah siap, segera lakukan langkah-langkah sebagai
berikut;
-
Potonglah kayu dengan ukuran 60 cm.
-
Potonglah pangkah kayu dengan sudut potong 45
cm.
-
Buatlah lubang pada sisi permukaan kayu dengan
mata bur dengan jarah 7 cm antar lubang.
-
Haluskan permukaan kayu dengan ampelas.
-
Lap permukaan kayu dengan kain halus.
-
Kaitkan dengan paku dan lem membentuk bidang
kotak terbuka, dimana sisi atas kotak dibiarkan dalam keadaan menganga.
-
Lakukan pewarnaan, misal dengan warna coklat
keemasan, pada empat bilah kayu yang telah dihaluskan.
-
Keringkan bingkai yang baru saja diwarnai.
-
Masukkan ruji sepada pada lubang yang tersedia.
Setelah bingkai dikeringkan,
segera susun manik-manik sempoa di kedalam ruji yang telah ditancapkan yang
jumlahnya sepuluh. Penyusunan didesain sedemikian rupa akan warna manik-manik sempoa,
agar terlihat menarik. Setelah tertata rapi, tutuplah bingkai sempoa dengan
pengait yang fleksibel. Pengait fleksibel sebisa mungkin dapat dibuka dan
ditutup ulang, untuk kepentingan penggunaan sempoa pada anak-anak di bangku
kelas TK.
Prosedur tentang teknik
membuat sempoa dari sampah tutup galon hanya sebagai teknik alternatif. Teknik di
atas merupakan bagian dari strategi menaklukkan sampah tutup galon menjadi
sempoa. Ragam teknik dapat diciptakan guna menghasilkan sempoa yang manarik,
dapat dioperasikan dengan mudah, berdaya guna tinggi.


Posting Komentar