Strategi Penelitian dan Produksi Media Sempoa


A.      Pendekatan Penelitian

Penelitin ini mengunakan metode penelitian yaitu Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Menurut Sujadi (2003:164) Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D) adalah  suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru, atau menyempurnakan produk yang telah ada, yang dapat dipertanggungjawabkan. Lanjut Menurut Sujadi (2003) menguraikan bahwa dalam pelaksanaan penelitian dan pengembangan, ada bebera­pa metode yang digunakan, yaitu metode: deskriptif, evaluatif, dan eksperimental.

Metode penelitian deskriptif, digunakan dalam penelitian awal untuk menghimpun data tentang kondisi yang ada. Kondisi yang ada mencakup: (1) kondisi produk-produk yang sudah ada sebagai bahan perbandingan atau bahan dasar (embrio) untuk produk yang akan dikembangkan, (2) kondisi pihak pengguna, seperti sekolah, guru, kepala sekolah, siswa, Berta pengguna lainnya, (3) kondisi faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan dan penggunaan dari produk yang akan dihasilkan, mencakup unsur manusia, saran-prasarana, biaya, pengelolaan, dan lingkungan.

Metode evaluatif, digunakan untuk mengevaluasi proses uji coba pengembangan suatu produk. Produk dikembangkan melalui serangkaian uji coba, dan setiap kegiatan uji coba diadakan evaluasi, baik evaluasi hasil maupun evaluasi proses. Berdasarkan temuan-temuan hasil uji coba diadakan penyempurnaan-penyem­purnaan.

Metode eksperimen digunakan untuk menguji keampuhan dari produk yang dihasilkan. Walaupun dalam tahap uji coba telah ada evaluasi (pengukuran), tetapi pengukuran tersebut masih dalam rangka pengembangan produk, belum ada kelompok pembanding. Dalam eksperimen telah diadakan pengukuran selain pada kelompok eksperimen juga pada kelompok pembanding atau kelompok kontrol. Pemilihan kelompok eksperimen dan kelompok kontro dilakukan secara acak atau random. Pembandingan hasil eksperimen men pada kedua kelompok tersebut dapat menunjukkan tingkat keampuhan dari produk yang dihasilkan.

B.      Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan semala satu bulan, yaitu awal bulan hingga akhir bulan Mei 2011. Penelitian ini dilakukan di lembaga pendidikan formal dan pusat usaha. Lembaga pendidikan formal terpilih yaitu RA Tarbiyatul Banin. 

Gambar. Lokasi Penelitian di RA Tarbiyatul Banin, desa Pekalongan Winong Pati

Sumber: Dokumen peneliti, tahun 2012 

Adapun lokasi pusat usaha terpilih adalah empat usaha isi ulang air kemasan. Keempatnya terdapat di desa Pekalongan kecamatan Winong kabupaten Pati. 

Gambar. Usaha Isi Ulang Air Minum Kemasan merek IDAS yang ada di Jalan Raya Winong
 
 Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012

C.      Sumber Data Penelitian

Sumber data dalam penelitian adalah data primer, selebihnya digunakan data sekunder sebagai pelengkap data penelitian. Data primer dalam penelitian ini meliputi; (1) kondisi produk-produk media belajar dan bermain, (2) kondisi pihak pengguna, (3) kondisi faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan dan penggunaan dari produk yang akan dihasilkan, mencakup unsur manusia, saran-prasarana, biaya, pengelolaan, dan lingkungan.


Gambar. Media Dinding sebagai Media yang Mendominasi di RA Tarbiyatul Banin

 Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
 
Gambar. Sampah Tutup Galon yang ada di Tempat Usaha Isi Ulang Air Minum Kemasan di desa Pekalongan

 Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
 
Gambar. Produksi Media Sempoa dengan Bahan Sampah Tutup Galon di rumah Peneliti yang di bantu Siswa MA Tarbiyatul Banin

Sumber: Dokumen Peneliti, tahun 2012
D.      Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data disesuaikan dengan data yang dibutuhkan dan ketersediaannya. Dalam penelitian ini memuat beberapa data diantaranya; ketersediaan sampah tutup galon, kondisi media belajar dan bermain di RA Tarbiyatul Banin, pengadaan media belajar dan bermain di RA Tarbiyatul Banin, ketersediaan media belajar dan bermain di RA Tarbiyatul Banin, pembuatan sempoa dari tutup galon bekas, ujicoba penggunaan produk, dan data perihal keampuhan produk.  Wawancara, observasi, dan eksperimen menjadi teknik utama dalam pengumpulan data penelitian ini. Berikut ini adalah tabel tentang teknik pengumpulan data.

Tabel. Teknik Pengumpulan Data
Sumber: Teknik pengumpulan data, tahun 2012

Dalam proses pengumpulan data penelitian ini, yang relatif sering teknik pengumpulan data digunakan adalah teknik observasi. Ketersediaan sampah, eksperimen produksi media, serta ujicoba dan keampuhan media yang lebih melibatkan anak-anak di usia TK, teknik observasi menjadi tepat karena efektif dan efesien.

E.       Alat dan Alat Penelitian

Berikut ini adalah alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan sempoa dari sampah tutup galon. Alat dan bahan diadakan dengan prinsip efesien, yaitu irit dalam penggunaan dana. penggunaan alat dan bahan yang ada di sekitar, menjadi pilihan dalam proses produksi media belajar dan bermain ini.

 Tabel. Alat dan Bahan yang diperlukan
Sumber: Diolah dari proses pembuatan media di lapangan, tahun 2012

Tabel. Bahan yang diperlukan


Sumber: Diolah dari proses pembuatan media di lapangan, tahun 2012

F.       Tahap dan Analisis Penelitian

Menurut Borg dan Gall (1989, Kashardi, 2010) ada  langkah pelaksanaan strategi penelitian dan pengembangan yang dilakukan untuk menghasilkan produk tertentu dan untuk menguji keefektifan produk yang dimaksud. Adapun langkah-langkah penelitian dan pengembangan meliputi; potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, revisi produk, ujicoba pemakaian, dan produksi massal.

Gambar. Prosedur pelaksanaan penelitian

Sumber: dalam Kashardi, 2010

Penelitian ini berangkat dari adanya potensi atau masalah. Potensi dalam penelitian ini adalah keberlimpahan sampah tutup galon karena keberadaan usaha isi ulang air kemasa di desa penulis berada. Adapun fokus masalahnya adalah kelangkaan media bermain dan belajar anak yang menumbuhkan mental aritmetika siswa.

Setelah potensi dan masalah dapat ditunjukan secara faktual, maka selanjutnya dilakukan pengumpulan berbagai informasi dan studi literatur yang dapat digunakan sebagai bahan untuk perencanaan produk tertentu yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut.

Desain produk menjadi langkah lanjutan. Produk yang dihasilkan dalam produk penelitian research and development ini adalah sempoa yang dibuat dari sampah tutup galon air minum.

Selanjutnya adalah melakukan validasi desain produk. Validasi desain merupakan proses kegiatan untuk menilai apakah rancangan produk, dalam hal ini sistem kerja baru secara rasional akan lebih efektif dari yang lama atau tidak. Kelemahan dalam desain ditemukan dalam penelitian, sehingga perbaikan desain sebagai langkah lanjutan berikutnya. Validasi melalui diskusi dengan teman sejawat, pakar, dan para ahli di bidang ini.

Setelah itu, dilakukan uji coba produk. Pengujian produk media ini dilakukan dengan ekperimen yaitu membandingkan efektivitas dan efesiensi sistem kerja lama (jarimatika) dengan yang baru (mental arimatika dengan sempoa).

Pasca revisi produk, ujicoba pemakaian, dan revisi produk media sempoa ini, pembuatan produk secara masal menjadi rekomendasi pascapenelitian ini. Mengingat potensi dalam pembuatan media sempoa berbahan dasar sampah tutup galon air isi ulang berlimbah, selain itu juga, penggarapan media yang relatif mudah, terjangkau, dan sarat dengan nilai guna tinggi.

G.     Hambatan Penelitian

Ketersediaan waktu menjadi alasan klasik dalam melaksanakan studi awal penelitian, pembuatan produk, hingga kegunaan media. Sebagaimana dalam tradisi penelitian dengan pendekatan R and D, penelitian ini melalui dua tahapan, yaitu tahapan penelitian dasar hingga penelitian terapan. Untuk mensiasati teknis penelitian yang sedemikian panjang, penulis dibantu oleh teman sejawat dalam organisasi Fatayat NU dan siswi MA Tarbiyatul Banin dalam pembuatan produk. Walaupun demikian, penulis selalu mendampingi proses pembuatan produk.

Gambar. Peneliti sedang wawancara dengan Kepala RA Tarbiyatul Banin 
Sumber: Dokumen peneliti, tahun 2012

Di sela-sela aktivitas mengajar di MA Tarbiyatul Banin dan mengasuh anak tercinta, Husna Devi Lestari, saya ucapkan terimakasih kepada kepala RA Tarbiyatul Banin yang telah memberi ragam data tentang profil media di lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Dan selebihnya semua tindakan dalam penelitian ini, penulis lakukan sendiri.

Sumber Rujukan

Borg, W. R., & Gall, M. D. (1989). Educational research. New York: Longman.
Sujadi,  2002. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta. Rineka cipta